The LowCost
Kopi Spesialti Seputar Gunung Ungaran
Di Indonesia, kopi adalah minuman aromatik yang paling populer di samping teh. Keduanya adalah tanaman favorit di era kolonial namun mengalami perkembangan yang berbeda setelah Indonesia merdeka. Sebagian besar teh tetap dikembangkan oleh perusahaan perkebunan, sedangkan kopi dikembangkan oleh petani atau kebun rakyat. Tidak hanya di sektor budidaya, bertumbuhan pula pemroses kopi, roastery, dan kedai yang dikembangkan masyarakat mulai dari skala rumahan sampai industri.
Dapat dikatakan, kopi adalah salah satu penggerak perekonomian rakyat. Pada kopi, ada manis bisnis yang tersembunyi dalam citarasa pahitnya.
LowCost Coffee didirikan pada 1 September 2015, digawangi praktisi kopi yang berpengalaman di bidang perkopian sejak tahun 1995. Bisnis LowCost bergerak di bidang kedai kopi dan konsultan manajemen bisnis kuliner. Di bidang pengolahan kopi, pada awalnya LowCost mengolah kopi hanya untuk keperluan kedai sendiri. Namun semenjak pandemi Covid-19 pada Maret 2020, semua kedai berhenti beroperasi. Bisnis kopi beralih ke penjualan produk kopi olahan berupa kopi gongseng (roasted beans) dan kopi bubuk dengan merek Matoyah, Indie Java, dan LowCost, serta Kopi Susu LowCost.
Tentang KamiLowCost Coffee adalah anggota Komunitas Kopi Siboli, sebuah komunitas yang berdiri sejak 7 Agustus 2020 di wilayah SIBOLI (Singorojo-Boja-Limbangan), Kabupaten Kendal. Anggota komunitas saling berbagi informasi melalui WAG mengenai perkopian baik mengenai budidaya, pemrosesan, roasting, sampai ke penyeduhan atau kebaristaan. Selain memanfaatkan media online, komunitas juga melakukan kegiatan offline antara lain Siboli Coffee Adventure, kunjungan antar anggota, kerjasama antar kelompok tani, dan mengikuti KKSI (Kontes Kopi Spesialti Indonesia) Tahun 2020 dan 2021.
Tentang KomunitasDulu, LowCost mengolah kopi dari seluruh penjuru Nusantara. Tapi semenjak terjadi peralihan bisnis sebagai dampak pandemi, LowCost hanya mengolah kopi seputar Gunung Ungaran terfokus di wilayah SIBOLI (Singorojo-Boja-Limbangan). Ini mendorong LowCost untuk bergabung dengan Komunitas Kopi Siboli yang sedang giat meningkatkan pamor Kopi Kendal. Keyakinan kami; semua kopi itu enak, tidak ada kopi yang tidak enak, yang ada hanyalah pengolahan yang baik dan tidak baik. Karena itu, LowCost bersama Komunitas Kopi Siboli berusaha mengolah kopi dengan sebaik-baiknya.
Potensi SiboliKomunitas Kopi Siboli mengikuti KKSI (Kontes Kopi Spesialti Indonesia) Tahun 2020 dan 2021. Pada tahun 2020 mengirimkan 1 (satu) sampel Robusta dan mendapatkan skor 80.75. Tahun 2021 kembali mengirimkan 7 (tujuh) sampel Robusta dan mendapatkan skor 81.33 (LH), 81.75 (DPF), 81.83 (AS) 82.17 (FR), 82.58 (SAM), 82.67 (SG), dan 83.17 (KH). Capaian skor tersebut masih jauh dari skor para juara, namun semua Kopi Siboli yang mengikuti KKSI berhasil melampaui ambang batas skor 80 yang menjadi persyaratan suatu kopi berhak menyandang gelar KOPI SPESIALTI atau FINE ROBUSTA.
Arsip KKSIKopi Arabica lereng utara Gunung Ungaran di ketinggian tanam 1000-1500 mdpl.
Kopi Arabica lereng selatan Gunung Ungaran di ketinggian tanam 1250-1700 mdpl.
Kopi Arabica lereng barat Gunung Merbabu di ketinggian tanam 1400-1800 mdpl.
Kopi Arabica lereng utara Gunung Slamet di ketinggian tanam 1200-1800 mdpl.
Kopi Liberica Limbangan, Kendal. Ketinggian tanam 300-500 mdpl